Archive for Mei, 2009

Tes Pengacau Otak Kiri dan Otak Kanan

Seseorang yang ‘hebat’ secara akademis, pada umumnya sangat kuat dalam logika, kata, daftar, angka, linieritas, analisis, dan sejenisnya. Menurut Tony Buzan (Use Your Head: 1993): hasil aktivitas otak kiri manusia.

Adapun otak kanan lebih berkaitan menangani irama, imajinasi, warna, angan-angan, kesadaran ruang, gambaran menyeluruh dan dimensi. Belakangan berkumandang anjuran, jangan hanya memanfaatkan otak kiri, otak kanan juga dong.

Konon, para ilmuwan hebat memanfaatkan otak kiri. Para seniman kuat di otak kanan. Mana tahu, Sampeyan hebat memanfaatkan otak kiri, canggih membedayakan otak kiri. Piawai menghitung fulus fasih berimajinasi. Mana tahu lho.

Setiap manusia memiliki kecenderungannya masing2 dalam penggunaan otak kanan atau otak kiri, baik sadar ataupun dibawah sadarnya. Hal ini bergantung pada banyak faktor yang mempengaruhinya sejak masih kecil bahkan sejak dalam kandungan. Kecenderungan berpikir dengan otak kanan ataupun kiri merupakan hasil dari suatu proses yang sangat panjang dan yang tak boleh kita lupakan adalah kecenderungan ini adalah suatu berkah ciptaan Allah, Sang Maha Pencipta.

Dikarenakan kedua kecenderungan berpikir ini, baik dengan otak kanan maupun dengan otak kiri merupakan ciptaan Allah, maka ada baiknya kita masing2 membuka diri untuk menyelami dan menghayati keperbedaan ini, dengan sikap yang positif.

Untuk memahami fungsi otak kita, saya coba uraikan sebagai berikut:
Otak kanan — KREATIF — Bentuk, Intuisi, Lagu &musik, Warna warni, Simbol, Gambar, Imajinasi, Menghayal

Otak kiri – ANALITIK — Bahasa verbal, Matematika, Logika, Angka2, Urutan2, Penilaian, Analisis, Linier

Dari penjabaran diatas, kita dapat simpulkan betapa perbedaan “bahasa” diantara kedua sisi otak kita adalah tidak sama. Seorang yang memilih jurusan, profesi atau pekerjaan berdasarkan kemampuan otaknya dalam mencerna “bahasa” pikiran, tentunya telah terbiasa menggunakan bagian otaknya (kanan atau kiri) sehingga bagian tersebut lebih banyak berperan dalam kehidupannya sehari-hari. Sehingga adalah kurang tepat, bila serta merta seorang seniman musik dipaksakan bekerja untuk menghitung angka2, rumus2 dan analisa. Demikian juga sebaliknya, adalah kurang tepat bila serta merta seorang financial analisis dipaksakan bekerja untuk hal2 yang bebahasa symbol, imajinasi dan gambar abstrak.
Selayaknya kita menganggap kecenderungan ini bukan sebagai suatu kelemahan, tapi justru menjadi suatu kelebihan pada tiap individu. Kelebihan yang bila diolah dengan baik akan menghasilkan KEKUATAN dalam diri individu itu sendiri. .

Bayangkan bila kedua kekuatan ini dapat digunakan secara adil, seimbang dan harmonis dalam suatu frame kehidupan atau kemitraan, akan menjadi suatu kekuatan yang luar biasa, karena tentunya bisa saling mengisi dan saling melengkapi. Penyeimbangan antar kedua fungsi otak kanan dan kiri inilah yang akan memberikan kontribusi pemikiran yang lebih baik daripada pemikiran yang hanya condong pada satu sisi otak saja. Namun sebagai individu yang berbeda, tentunya kendala2 pemahaman “bahasa otak” akan sedikit mengalami adaptasi, dan hal ini dapat diatasi bila kedua pihak saling bertoleransi dan berpikiran positif.

Berikut ini tip atau cara mengetahui apakah anda cenderung menggunakan otak kiri atau otak kanan.

Rentangkan dua tangan anda keatas seperti ini :

Kemudian lakukan suatu gerakan hingga kedua tangan seperti dibawah ini:

Coba anda perhatikan jempol tangan kiri dan tangan anda berada dimanakah?

jempolve4
Jika “jempol tangan kiri” anda berada paling atas (dipuncak) maka selamat anda telah bertipe “otak kanan”

Sebaliknya jika “jempol tangan kanan” anda berada diatas (dipuncak) maka maka selamat anda telah bertipe “otak kiri”

TEST PENGACAU OTAK KIRI DAN OTAK KANAN

warna

Coba anda perhatikan tulisan-tulisan di atas yang menyatakan warna (Yellow, Orange, Blue, Black, Green, Red, dan selanjutnya), kemudian sebutkanlah warnanya bukan menyebutkan tulisannya. Otak kanan anda berusaha menyebutkan warnanya, tetapi otak kiri anda tetap membaca tulisannya ! Coba anda praktekkan, pasti anda akan terganggu oleh konflik otak kiri dan otak kanan anda.(bloggerpurwerejo.com)

17 Mei 2009 at 10:34 Tinggalkan Komentar

Akankah McDonald Pindah ke tangan Teh Botol Sosro ???

Dengan Slogan  Apapun Makanannya Minumnya Teh Botol Sosro

Dengan Slogan ” Apapun Makanannya Minumnya Teh Botol Sosro”

Kalau sampai terjadi, SOSRO akan memiliki bisnis yang sangat strategis baik dari sis finansial maupun strategi bisnis. Dunia Usaha memang ada pasang surutnya agaknya krisis finansial dari owner MC Donald di Indonesia yang tersangkut kasus Bank IFI menjadikan keadaan ini berdampak pada MC Donald sendiri.

Dengan segepok dana yang di Prediksi mencapai nilai 250 Miliar,Rekso Group pemilik Teh Botol Sosro siap-siap Mencaplok McDonald’s Indonesia ,kondisi ini tidak terlepas dari kinerja Mc D Indonesia yang belakangan ini terganggu akibat terlilitnya Bambang N Rachmadi pemilik Master Waralaba McDonald’s Indonesia dalam kasus Bank IFI,mau tidak mau Bambang sebagai pemegang saham pengendali Bank IFI harus menyelesaikan persoalan bank tersebut yang kabarnya mengalami kerugian hingga 650 Miliar.

Namun terlepas dari kesulitan yang melilit Bambang sebenarnya isu penjualan McD telah berhembus kencang pada tahun 2008,ketika itu sudah ada pembicaraan intens antara Bambang dan Recapital Asia,perusahaan investasi dan manajemen besar dari Indonesia,Recapital pula sebagai disainer McD kala pertama menancapkan kukunya di Indonesia,bahkan dalam pembicaraan tersebut telah disepakati harganya,namun entah mengapa hal tersebut tidak terjadi.

Untuk di Indonesia sendiri,Peluang Usaha Makanan diprediksi mempunyai Omset 1.500 Triliun per tahunnya,1000 Triliun sendiri berasal dari Peluang Usaha Makanan siap saji atau olahan,catering hingga fast food termasuk Mc Donald’s,dengan pasar yang sebesar itu apalagi McD adalah perusahaan yang inovatif wajar saja Teh Botol Sosro sangat tertarik untuk memiliki Master Waralaba-nya.

Salah satu gerai MC Donald

Salah satu gerai MC Donald

Dengan kekuatan lebih dari 13 gerai Mc Donald’s yang dimiliki serta ditambahkan gerai mitranya ,Waralaba dari Amerika ini adalah penguasa makanan siap saji terbesar di Indonesia,walau pihak Rekso Group belum mengakui tentang akuisisi ini namun bagi perusahaan besar sekelas Teh Botol Sosro untuk Mencaplok Mc Donald’s adalah suatu hal yang semestinya dilakukan mengingat Peluang Usaha tersebut disamping mengiurkan juga masih sejenis dengan Usaha yang dijalankan,apakah sahabat juga tertarik ?

Kinerja SOSRO

PT Sinar Sosro mencatatkan kinerja memukau selama 2008. Selama setahun lalu, produsen Teh Botol dan Teh Kotak itu mampu meraup laba bersih hingga Rp 1,8 triliun. Dari laba itu, Rp 9 miliar yang berasal dari keuntungan ekspor.

Hal itu disampaikan Presiden Direktur PT Sinar Sosro Joseph Sosrodjojo dalam sambutannya di acara kunjungan Presiden SBY untuk produksi ke 2,5 miliar Teh Botol dan 55 juta Teh Kotak di pabrik Sosro, Cibitung, Kamis (5/2).

“Pada tahun 2008 lalu keuntungan kami senilai hampir Rp 2 triliun atau tepatnya Rp 1,8 triliun. Untuk ekspor, meskipun kecil, tapi ada pertumbuhan. Jumlahnya kurang lebih Rp 9 miliar, tapi akan terus kita tingkatkan,” katanya.

Beberapa negara tujuan ekspor Sosro adalah Brunei Darussalam, Singapura, Malaysia, Australia dan AS. Dan rencananya, ke depan Sosro akan mulai mengekspor ke Timur Tengah.

Yoseph menambahkan, produk-produk Sosro saat ini masih menjadi pemimpin di pasaran. Produk Sosro seperti Teh Botol dan Teh Kotak mampu bersaing dengan produk asing seperti Coca-Cola. “Saat ini kami mampu bersaing dengan produk asing seperti Coca Cola, bahkan kita berada di atasnya,” katanya.

Sekadar informasi, pabrik PT Sinar Sosro berdiri pertama kali pada 1974 di Cakung. Bisnisnya terus menggurita hingga kini memiliki 11 kantor cabang dan 146 kantor di kota dan kabupaten di seluruh Indonesia.

Kapasitas pabrik Sosro saat ini lebih dari 1 triliun liter dengan jumlah karyawan hingga 8.480 orang. Jumlah ini belum termasuk efek domino lapangan pekerjaan yang bisa tersedia dari produk-produk Sosro.

“Sebenarnya yang terkait dengan perusahaan kami lebih dari 1 juta orang. Dari perkebunan, misalkan kebun teh 7.500 karyawan, dan sekitar 1,5 juta pedagang bergantung pada kita. Kalau Anda minum teh botol, Anda bisa membayangkan, berapa orang yang terlibat dari pembuatannya,” katanya.

Di saat krisis seperti ini, Sosro mengaku melakukan penghematan di segala bidang demi mencegah terjadinya PHK. “Saat ini kita menghadapi krisis, kita melakukan penghematan untuk menghindari PHK. Kami mengikat pinggang kencang dan sampai sekarang belum ada PHK,” ujarnya.

Ketua Asosiasi Minuman Ringan (Asrim) Suroso Natakusumah mengakui Sosro saat ini adalah produsen yang mendominasi pasar domestik minuman ringan bila dibandingkan produsen minuman sejenis. Ini terjadi karena konsumsi minuman ringan di dalam negeri yang nilainya mencapai puluhan triliun. “Pasar mereka sudah masuk ke pelosok, jadi mereka juga sulit tersaingi,” kata Suroso.

Di pasar domestik, untuk sektor usaha minuman ringan, minuman beraroma teh berada di posisi kedua setelah minuman air putih kemasan. Sementara di posisi ketiga adalah minuman berkarbonasi. Dengan posisi ini, terlihat Sosro memiliki pasar lebih unggul daripada minuman berkarbonasi semisal Coca Cola atau yang lain.

Tingginya posisi Sosro ini ditopang dengan sikap konsumsi masyarakat yang bersifat fanatik. Tak heran, besarnya pasar minuman teh ikut menarik investor baru masuk ke ceruk usaha yang selama ini didominasi Sosro. Meski begitu, hingga kini pasar minuman teh tetap dipegang Sosro. “Produsen teh baru sepertinya sulit menyaingi Sosro,” katanya.(Indocashregister.com)

16 Mei 2009 at 15:01 Tinggalkan Komentar

Lucu Yach

Lucu Yach???

Lucu ya, uang Rp 20,000an kelihatan begitu besar bila dibawa ke kotak amal mesjid,

Tapi begitu kecil bila kita bawa ke supermarket….

Lucu ya, 45 menit terasa terlalu lama untuk berzikir, tapi betapa pendeknya waktu itu untuk pertandingan sepakbola….

Lucu ya, betapa lamanya 2 jam berada di Masjid,

Tapi betapa cepatnya 2 jam berlalu saat menikmati pemutaran film di bioskop….

Lucu ya, susah merangkai kata untuk dipanjatkan saat berdoa atau sholat,

Tapi betapa mudahnya cari bahan obrolan (gossip) bila ketemu teman….

Lucu ya, betapa serunya perpanjangan waktu dipertandingan badminton favorit kita,

Tapi betapa bosannya bila imam sholat Tarawih bulan Ramadhan kelamaan Bacaanya…..

Lucu ya,susah banget baca Al-Quran 1 juz saja,

Tapi novel best-seller lebih dari 100 halaman pun habis dilalap….

Lucu ya, orang-orang pada berebut paling depan untuk nonton konser

Tapi berebut cari shaf paling belakang bila Jumatan agar bisa cepat keluar…

Lucu ya,kita perlu undangan pengajian 3-4 minggu sebelumnya agar bisa disiapkan di agenda kita,

Tapi untuk acara lain jadwal kita gampang diubahn seketika….

Lucu ya,susahnya orang mengajak partisipasi untuk dakwah,

Tapi mudahnya orang berpartisipasi menyebar gossip….

Lucu ya,kita begitu percaya pada yang dikatakan koran,

Tapi kita sering mempertanyakan apa yang dikatakan Al Quran….

Lucu ya,kita bisa ngirim ribuan jokes lewat sms,

Tapi bila ngirim yang berkaitan dengan ibadah sering mesti berpikir 2-kali….

Lucu ya,semua orang penginnya masuk surga tanpa harus

beriman,berpikir, berbicara ataupun melakukan apa-apa tapi….

LUCU YA ?!

12 Mei 2009 at 10:57 Tinggalkan Komentar

Masuki Masjid, Paus Tidak Melepas Alas Kaki!


AMMAN (SuaraMedia News) – Disamping mengunjungi masjid agung di Yordania, Paus Benediktus XVI, Minggu ini, mengunjungi situs yang dipercaya sebagai tempat pembaptisan Yesus dalam lawatannya ke Yordania dan kini bersiap meninggalkan Israel dalam rangka memulai kunjungan pertamanya ke Timur Tengah.

Minggu sore ini Paus mengunjungi bagian timur ibukota Yordania, Amman, ke Bethany di luar Yordania yang dipercaya para pakar Yordania sebagai tempat reruntuhan gereja kuno yang berada di tengah pepohonan dan tercantum dalam catatan para peziarah kuno.

Di situ, berdasarkan penuturan sejarah, adalah tempat dimana Yohanes Sang Pembaptis tinggal sekaligus tempat dia membaptis Yesus saat berusia 30 tahun. Bukti arkeologi baru ditemukan pada 1996. Paus Benedictus pada Sabtu kemarin mengunjungi sebuah Masjid di Yordan dengan menggunakan sepatunya yang sebenarnya tidak pantas ia kenakan karena sepatunya tersebut sudah dipakai berjalan yang bisa jadi jalanan tersebut tidak suci.

Dia melakukan hal tersebut sewaktu mengunjungi Masjid Raja Hussein bin Talal di kota Amman Yordan, namun sewaktu kunjungannya ke Masjid Sultan Ahmed di Turki ia melepaskan sepatunya sewaktu masuk ke dalam masjid.

Juru bicara Vatikan Pastur Federico Lombardi mengatakan bahwa Paus memang tidak melepaskan sepatunya sewaktu masuk ke dalam masjid dan ia punya alasan tentang hal tersebut.

Lombardi juga mengatakan, Paus tidak melepaskan sepatunya sewaktu ia masuk ke masjid dan berkeliling karena pemandunya sendiri tidak meminta ia untuk melepaskan sepatu.

Para arkeolog menemukan sejumlah gereja, gua dan kolam pembaptisan yang berasal dari zaman Romawi dan Bizantium sejak penggalian mulai dilakukan.

Sekte-sekte Kristen mulai membangun gereja-gereja baru untuk para peziarah modern di sekitarnya. Sedangkan kini, Paus Benediktus XVI akan meletakkan batu pertama bagi dua gereja Katolik dekat situ.

Dia memulai hari Minggu ini yang merupakan hari penuhnya berada di Yordania dengan merayakan misa pertama dan satu-satunya untuk publik selama kunjungannya ke negeri itu.

Senin esok, Paus akan menuju Israel dan wilayah Palestina untuk menghabiskan bagian paling agung dari kunjungannya ke kawasan Timteng yang tujuan utamanya mempererat hubungan Kristen-Muslim.

Sabtu kemarin, Paus Benediktus mengunjungi satu masjid dalam upaya lainnya meredakan ketegangan dengan Islam setelah pidato panasnya pada 2006 yang dianggap menyerang kaum Muslim.

Berpidato di Masjid Raja Hussein bin Talal yang modern di Amman, Paus menekankan keselarasan dan berbagi peran diantara dua kelompok keagamaan terbesar dunia ini dengan mendesak umat kristiani dan muslim untuk bersama menjaga agama mereka dari manipulasi politik.

“Saya sangat yakin umat Kristen dan Muslim bisa berangkulan (untuk bekerjasama), terutama melalui sumbangsih mulia kita berdua dalam mempelajari, beasiswa dan pelayanan publik,” katanya kepada para pemimpin muslim dan diplomat yang berada di masjid tersebut.

Menimpali sambutan Paus, Pangeran Ghazi bin Muhammad bin Talal lalu mengingatkan Paus akan kepedihan umat Muslim seluruh dunia setelah pada 2006 Paus Benedict menyampaikan pidato dengan mengutip seorang kaisar Bizantium bahwa Islam itu irasional dan suka dengan kekerasan.

Ghazi, sepupu dari Raja Yordania Abdullah, berkata bahwa dunia muslim menghargai klarifikasi Vatikan dan menganggap pernyataan Paus itu tidak mencerminkan opini pribadinya pada saat itu namun lebih sekedar mengutipkan pengalaman sejarah.

Kemudian, pada salah satu bagian sambutannya di masjid itu, Paus Benediktus menyebut Tuhan sebagai “Maha Pengasih dan Maha Penyayang,” sebuah pernyataan yang biasa digunakan umat muslim manakala berbicara mengenai Penciptanya.

Paus berkata, disamping tidak seorang pun bisa menyangkal sejarah ketegangan dan perpecahan, umat Kristen dan Muslim mesti menjaga diri dari manipulasi agama, yang kadang-kadang bermotif politik.

“Manipulasi itulah yang merupakan katalisator ketegangan dan perpecahan, dan bahkan sewaktu kekerasan meliputi masyarakat,” demikian Paus Benediktus XVI. (re) SuaraMedia.Com

12 Mei 2009 at 10:04 Tinggalkan Komentar

Bedanya TVOne dan MetroTV

“Artikel ini tidak dibuat untuk membanding-bandingkan dan mencari kelemahan program berita tertentu, melainkan untuk mengetahui opini publik dalam menentukan jenis program berita yang lebih disukai”

TVOne dan Metro TV saat ini menjadi 2 stasiun televisi di Indonesia yang khusus menayangkan program News. Di kedua stasiun televisi itu, setiap satu jam selalu disiarkan kabar-kabar paling up to date, baik nasional maupun internasional. TVOne memiliki program “Kabar Terkini”, sedangkan Metro menyangkan program “Headline News”. Manakah yang lebih anda suka? Berikut analisanya :


Kania Sutisnawinata (Metro TV) dan Rahma Sarita (TVOne)

Animasi Pembuka:
Headline News : Angka yang dihitung mundur dari 9,8,7 berlatar belakang putih dan biru.
Kabar Terkini : Tulisan “Kabar Terkini” dengan font khas TVOne. Latar belakang merah, diikuti background musik 6 nada.

Setting
Headline News : Warna yang dominan di latar belakang adalah putih dan biru muda. Terkesan sangat cerah dan bersih. Kamera menyorot close up sebatas dada sang penyiar. Di depan anchor hanya ada naskah berita.
Kabar Terkini : Warna dominan di latar belakang adalah warna hitam, dengan visualisasi digital peta dunia yang seolah-olah bergerak secara horisontal. Terkadang kamera menyorot hingga sebatas meja penyiar berita. Ada laptop di hadapan sang penyiar.


Fessy Alwi (Metro TV) dan Yunita Prima (TVOne)

The Anchors
Headline News : Hampir semua anchor Metro TV yang membawakan program bersifat “hard news” membawakan pula acara Headline News. Termasuk juga penyiar berita senior seperti Frida Lidwina, Eva Julianti, dan Kania Sutisnawinata. Menjadi awal dari sebuah program berita utama.
Kabar Terkini : Anchor yang sudah membawakan program berita utama (Apa Kabar Indonesia, Kabar Petang, Apa Kabar Indonesia Malam) seperti Rahma Sarita, Tina Talisa, atau Indy Rahmawati sangat jarang ikut membawakan Kabar Terkini. Biasanya anchor untuk program kabar terkini diserahkan pada yang lebih “junior” seperti Nane Nindya, Ike Suharjo, Yunita Prima, atau Astrid Katrene.

Durasi Berita
Headline News : Rata-rata 3 hingga 4 berita per sesi. Durasi kurang lebih sekitar 10 menit.
Kabar Terkini : Lebih singkat, terkadang hanya 1 atau 2 berita per sesi. Durasi sekitar 5 sampai 7 menit.

Kata Penutup
Headline News : Di akhir acara, sang anchor mengucapkan kata-kata yang hampir selalu sama (kecuali pada Headline News berbahasa Inggris), yaitu “Anda dapat mengakses berita-berita dalam Headline News melalui situs www.metrotvnews.com. Headline News selanjutnya akan hadir satu jam mendatang. Sampai jumpa.” Kata penutup ini rata-rata diucapkan dalam 8 sampai 10 detik. Memang terkesan formal dan enak didengar, tapi terkadang sang anchor seolah terlihat seperti robot dan kurang manusiawi, apalagi jika ekspresinya datar dan sama sekali tidak tersenyum.
Kabar Terkini : Tampaknya tidak ada kata penutup khusus. sang anchor biasanya mengucapkan, “Demikian Kabar Terkini. Saya (nama sang anchor), sampai jumpa!”


Eva Julianti (Metro TV) dan Ike Suharjo (TVOne)

Miscellanous :
Headline News : Memiliki versi berbahasa Inggris, biasanya pada pukul 7 pagi. Satu kelebihan Metro sebagai stasiun TV berita yang belum mampu ditandingi oleh stasiun TV lainnya.
Kabar Terkini : Terkadang menghadirkan narasumber langsung ke studio, terutama pada malam hari. Pernah saat terjadi invasi Israel ke Palestina, acara Kabar Terkini berlangsung hingga hampir satu jam (dimulai pukul 01.00) diisi dengan relay berita stasiun TV Al Jazeera.

Trivia :

1. Program berita TVOne dan Metro TV yang bersifat insidental dan harus ditayangkan pada saat itu juga sama-sama bertitel “Breaking News”.
2. Belum diketahui penyebabnya, tapi sponsor utama Headline News dan Kabar Terkini hampir selalu sama. Mulai dari Tepung Beras Rose Brand, Mayora, Kopi Torabika Capuccino, Super Bubur, Lampu Phillips, dan beberapa perusahaan lainnya.

Manakah jenis “Hourly News” yang lebih anda sukai, Headline News atau Kabar Terkini? Atau mungkin anda lebih menyukai Hourly News dari stasiun TV lain seperti Topik Terkini (ANTV) atau Sekilas Info (RCTI)? Berikan suara anda melalui polling di bawah ini.(brownangels.blogspot.com)

12 Mei 2009 at 09:37 2 komentar

Kenangan Semasa Sadeli

Akhirnya sudah hampir setahun w menempuh pendidikan baru di SMKN 45 banyak hal yang telah kurasa tetapi itu tak akan menghilangkan ingatanku di SMPku yang sangat sederhana dan berkesan ini dan ini adalah kenang kenangan dari SMP ku

Ruang Kepala Sekolah
Ruang Guru
Musholla halaman depan
Musholla dalam
Halaman SMPN 185 JAKARTA
Gerbang Depan SMPN 185 Jakarta

12 Mei 2009 at 09:25 Tinggalkan Komentar

Memalukan Polisi Dibayar Rp 50.000

     
ini kejadiannya baru pagi ini sekitar jam 10.30am di jakatja pusat…
teman saya ditilang hanya gara-gara ingin jalan lurus, tetapi dijalur agak kekiri… 

ujung-ujungnya pak polisi minta Rp. 50.000

Memalukan…

10 Mei 2009 at 10:39 Tinggalkan Komentar

Ternya Polisi Itu

Ternyata, polisi tidak seperti yang kita bayangkan sebelumnya… Mereka itu tidaklah jahat, mata duitan, dan sebagainya… Mereka juga ada yang baik lho.. Seperti gambar yang satu ini…

Pak pulisi mau juga nganterin adek – adek kecil ke sekolah….
Kalo gini kan enak pak, gak perlu angkot, dll…. Tapi ati2 di jalan ya dek, gak ada yang megangin tuh…

 

 

Hoho… Angkot bisa gak laku nih pak….

 

Dorong terus pak mobilnya, kalo gini kan kita respect ama pak pulisi
Gak cuma nilang aja kan pak kerjaannye… hehe…

 

Wah… Banjir nih ye… Tolongin dunk pak pulisi…

 

Demo rusuh dah biase…. Demo kayak gini nih yang ruuuarrrr biaseee…

 

Foto dulu ya dek… Adek mirip anak aye…. C h e e s e ….

 

Buka puasa bareng yuk… Tumben pak pulisi buka lapak…

 

Kalo gini kan gak serem ya nilangnye….

 

Ada yang pernah ditilang ama pak pulisi yang naeknya beginian gak ye??
Sharing gan kalo ada?? Hua hua hua

 

Pak udah jualan koran dari kapan?
Sehari dapet berapa pak??

1 Mei 2009 at 15:36 Tinggalkan Komentar

Romu Rafael Tanpa penutup kepala

Siapa bilang Romy nggak pernah lepas kerudungnya…?? Ini ada fotonya…

 

Gimana pendapat sobat aneh-aneh…??

1 Mei 2009 at 15:31 Tinggalkan Komentar


Sekarang Tanggal Berapa Yach!!!

Mei 2009
S S R K J S M
« Apr   Mei »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Kategori

Hak Cipta

Copyleft ©2009 Hak Cipta Hanyalah Milik Allah SWT

Sedang Online

Anda Pengunjung Ke

Free Hit Counter

Tulisan Terlaris

    Yahoo Messenger

    Asal Pengunjung

    Paling Populer

    • Tidak ada

    Data Artikel

    Tulisan Terakhir

    Data Pengunjung

    • 7,355 Pengunjung

    Game FLU Babi

    @import 'http://www.heyzap.com/elightbox/lightbox.external.css'; var heyzap_medium = new Heyzap( 'heyzap_games_medium', {"game": "swinefighter"} ); heyzap_medium.renderMini( null, 'medium' );heyzap.com - embed games

    Ikuti

    Get every new post delivered to your Inbox.